Double Double You (WW – Wonderful Weekend)

12:55 WIB. Meja kerja.

Hari ini adalah paling membahagiakan bagi para corporate slave. Kenapa? Pertama, hari ini Perusahaan membayarkan apa yang menjadi hak bulanan setiap karyawan (red. gaji). Kedua, ini hari kerja terakhir minggu ini, karena besok libur Idul Adha. So, we’re gonna have a long weekend.

Apa rencana long weekend saya kali ini? Saya akan pulang kampung ke Bandung. Dua hal yang saya tidak sabar ingin segera saya lakukan di rumah adalah:

  1. Bertemu Kimby Mukamba, kucing Himalayan yang baru kami pelihara belakangan ini.
  2. Bersama Kakak, Ijal, menjelajah angkasa dengan teleskop yang baru saja saya beli satu bulan yang lalu.

Mari kita bersenang-senang :)



“Ada yang bisa aku bantu?”

“Ada yang bisa aku bantu?”

Kalimat itu selalu terlontar dari almarhum Ricoh Sanusi setiap kali aku bercerita tentang kesibukan pekerjaan atau apapun. Dia selalu menawarkan bantuan. Dia tidak pernah merasa direpotkan jika ada orang yang memerlukan bantuannya. Sebaliknya, dia tidak pernah ingin menyusahkan orang lain. Dia selalu berusaha menyelesaikan urusannya sendiri. Dia jarang mengeluh. Subhanalloh, Ricoh… Sungguh pribadi yang baik.

alm. Ricoh Sanusi


Perjalanan Ricoh Sanusi kembali pada-Nya

17 Mei

Mulai cemas memikirkan kamu. Aku coba DM namun tak berbalas, SMS tak delivered. Aku telepon namun tidak aktif. Aku pikir kamu sedang bed rest, mungkin aku mengganggu istirahat kamu. Aku mencoba tetap berpikir positif. Semoga kamu baik-baik saja.

18 Mei

Aku SMS kamu lagi menanyakan kondisi kamu, status delivered tapi tak ada balasan, mungkin kamu sedang tidur. Long weekend dan aku pulang ke Bandung.

19 Mei

Aku kepikiran kamu, kuatir ada apa-apa sama kamu. Siangnya Aku coba missed call, dan nyambung, berarti handphone kamu aktif. Aku tetap berusaha berpikir positif. Malam aku mendapat kabar kamu masuk RS Usada Insani dan didiagnosa demam berdarah. Kondisi kamu diceritakan Firma sudah tidak mengenal siapapun, tidak jelas kalau berbicara. Aku cemas. Aku merasa bersalah karena tak bisa berbuat apa-apa. Aku cuma bisa berdoa agar kamu diberikan kesembuhan.

20 Mei

09:00

Aku berangkat dari Bandung naik Bis Arimbi ke Cikokol. Janji bertemu Nina untuk berangkat bersama ke RS Usada Insani menjenguk kamu dan membantu saudara kamu menjaga kamu di RS.

12:30

Aku dan Nina sampai di RS. Melihat kamu terbaring dengan tatapan kosong, namun aku senang kamu masih mengenaliku. Namun, melihat kondisi RS dengan 10 pasien dalam 1 ruangan membuat saudara kamu tidak nyaman, Akhirnya kita memindahkan kamu ke RS BIntaro dengan alasan agar lebih dekat dengan saudara kamu yang jaga, Mba Ina di Pamulang dan Mas Sigit di Rempoa. Aku dan Nina duluan ke RS Bintaro untuk memastikan ketersediaan kamar rawat inap dan proses admin. Akhirnya kamu sampai di RS Bintaro setelah maghrib.

Kamu tampak lebih baik, lebih segar dan bisa diajak bercanda walaupun masih belum jelas bicara apa kadang.

Kita sempat difoto berdua sama Nina. Kamu bergaya dengan mengepalkan tangan. :)

Our last picture...

21:00

Aku dan Nina pulang, berharap kamu lebih ditangani dengan baik disini dan kamu bisa segera pulih dan pulang. Amin.

Continue reading »